MASA LALU ATAU MASA DEPAN?
Masa lalu atau masa depan adalah kata yang sederhana, namun banyak yang terjerumus didalam kata tersebut. Sederhana namun sulit dilupakan, seperti masa lalu yang terjadi disebuah kehidupan. Masa lalu seseorang dapat berupa kesedihan maupun kesenangan, akan tetapi masa lalu yang sering kali di ingat adalah kesedihan yang menimpa sesorang baik itu percintaan, keluarga, dan sebagainya.
Sehingga membuat seseorang itu sering menyakiti dirinya sendiri, akibat ketidakterimaan-nya atas apa yang telah terjadi, seperti seseorang yang meninggalkan kita ataupun menyakiti kita, hingga membuat luka yang teramat dalam sampai detik ini. Menerima semua itu bukanlah hal yang mudah, banyak hal yang perlu disembuhkan untuk membuat lembaran yang baru dalam kehidupan seseorang, terutama emosional nya.
Kenapa emosi perlu disembuhkan? Karena jika tidak disembuhkan, maka sampai kapanpun kita tidak dapat menerima sesuatu yang pergi atau terjadi bahkan hilang dalam kehidupan kita sendiri, Seperti saya sendiri yang masih terjebak dimasa lalu, bukan karena masih mencintai seseorang, tetapi karena emosional saya yang masih terjebak disana. Dikarenakan belum bisa memaafkan seseorang yang telah melukai hati saya.
Akan tetapi saya selalu berusaha untuk menyembuhkan hal tersebut, karena saya tidak mau orang yang akan bersama saya tersakiti. Dan saya sendiri tidak mau melampiaskan semua itu kepada orang yang tidak bersalah. Ya, memang benar bahwa masa lalu itu tidak dapat dilupakan, akan terus teringat walaupun sudah berusaha, tetapi kita dapat melakukannya dengan berdamai kepada diri sendiri, atas apa yang terjadi di kehidupan kita.
Dengan cara kita berdamai dengan diri sendiri, maka kita akan dapat berjalan kembali dengan tenang tanpa stuck di masa lalu tersebut. Memang kedengaran mudah, namun masih banyak yang tidak bisa melakukan hal tersebut, padahal dunia terus berjalan dan kematian semakin dekat. Sedangkan masa depan?Masa depan adalah harapan atau tujuan yang ingin digapai, akan tetapi hal tersebut belum pasti terjadi.
Banyak daripada kita, sering overthinking atau memikirkan hal yang belum pasti terjadi. Sehingga overthinking tersebut membuat orang selalu takut untuk berkembang. Seringkali pikiran negatif itu muncul pada diri seseorang, yang memunculkan banyak pertanyaan seperti, apakah bisa aku sukses dimasa depan? Apakah aku bisa membahagiakan orang yang aku sayang? Apakah bisa aku memberikan kebaikan kepada orang lain?
Sehingga dua hal tersebut masa lalu ataupun masa depan adalah hal yang selalu di pikirkan padahal sebenernya kita hanya perlu menjalani kehidupan yang sedang terjadi pada saat ini, hari ini, bahkan detik ini juga menjalani dengan penuh tanggung jawab, dengan keteguhan dan keberanian. Memperbaiki apa yang telah terjadi, menjadikan masa lalu sebagai pelajaran agar tidak terjadi di masa depan. Tidak perlu memikirkan hal yang belum pasti dan terjadi, tetapi lakukan lah hal yang bermanfaat pada hari ini, sehingga esok dapat memberikan kebaikan kepada diri kita sendiri. Kematian tidak dapat diketahui bisa hari ini, besok, dan bahkan detik ini, Apakah kita sudah mempersiapkan itu semua?
Oleh: Vatima Az Zahra
Komentar
Posting Komentar